Gunakan Micro Influencers Sebagai Brand Awareness

Membangun bisnis di era digital business bukan berarti bisa berjalan tanpa hambatan. Sebaliknya, hal ini akan menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pebisnis pemula ataupun baru memulai untuk go digital.

Kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana membuat digital marketing strategist yang tepat. Kemudian, media sosial mana yang harus digunakan untuk membangun brand awareness.

Brand Awareness

Lalu, jenis influencer mana yang cocok dalam melakukan branding bagi bisnismu. Bagaimana cara memilih influencer untuk endorse produk di Instagram? Apakah micro influencer cukup untuk membantu usahamu dalam membangun brand awareness?

Jika kamu memiliki kebingungan seperti itu, mari lanjutkan membaca tentang bagaimana keberadaan micro influencer  bisa membuat bisnis atau brand kamu semakin dikenal secara luas pada artikel kali ini.

Apa itu Micro Influencer?

Micro influencer merupakan pemilik akun media sosial yang mempunyai 10.000 hingga 100.000 followers di berbagai platform dan tentunya ahli di bidangnya. Meskipun jumlah pengikut micro influencer tidak sebanyak mega ataupun macro influencer, namun, audiens mereka ini umumnya lebih spesifik dan loyal.

Biasanya, mereka bisa mendapatkan jumlah like dan komentar yang lebih banyak dibandingkan dengan nano influencer.

Nah, seiring berjalannya waktu dan berkembangnya dunia digital, para marketers pun semakin banyak menggunakan jasa micro influencer untuk mempromosikan produk maupun jasa mereka. Suatu hasil riset menunjukkan 82% konsumen biasanya mengikuti apa yang mereka lihat dan dengar melalui micro influencer.

Alasan Micro Influencer Mampu Membantu Membangun Brand Awareness

Micro influencer tak segan untuk membeli sendiri yang sesuai dengan mereka, kemudian mencoba menggunakan produk tersebut, dan membagikan ulasan terkait produk, dari mulai kemasan, kegunaan, hingga kekurangan dan kelebihannya di media sosial. Hal inilah yang membuat audiens lebih mudah percaya terhadap micro influencer.

Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap mengapa micro influencer cocok untuk membantumu dalam branding companies!

Memiliki Banyak Pengikut

Jumlah pengikutnya yang berada di rentang 10.000 hingga 100.000 pengikut di media sosial bisa memberikan keuntungan bagi kamu ketika bekerja sama dengan mereka. Dengan followers mereka yang cukup banyak, maka akan semakin mudah untuk menarik calon customer untuk mengenal produkmu

Umumnya, pengikut dari micro influencer pun berasal dari berbagai daerah, dan memiliki ketertarikan yang sama terhadap topik yang dibahas oleh sang influencer.

Mudah Membangun Kepercayaan

Umumnya, micro influencer akan menjadi trendsetter bagi pengikutnya, sehingga jika mereka sedang menggunakan produk, mereka akan mudah untuk menarik perhatian audiens. Kemampuan micro influencer dalam berinteraksi dengan followers pun akan semakin membuat audiens percaya sekaligus merasa penasaran untuk mencobanya sendiri.

Kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk tentunya sangat penting. Sebab, itu merupakan langkah awal yang  diperlukan dalam membangun brand awareness, di mana nantinya pelanggan akan mengenali karakteristik dari bisnis maupun brand kamu dengan mudah.

Jangan lupa untuk memilih micro influencer yang memiliki konten unik pada saat mengulas produk. Sebab, semakin unik konten yang dibuat maka akan membuat audiens semakin antusias untuk menyimak ulasannya sampai akhir, sehingga seluruh informasi penting terkait bisnis kamu akan sampai kepada calon pelanggan.

Dapat Mencapai Target Audiens dengan Efektif

Sesuaikanlah micro influencer yang dipilih dengan target pasar yang diinginkan. Hal ini akan membantu kamu mendapatkan audiens secara efektif. Misalnya, kamu memiliki brand kecantikan dan bekerja sama dengan seorang beauty influencer, maka target audiensnya pun akan sesuai, setidaknya memiliki minat dalam bidang kecantikan.

Begitupun jika produk kamu merupakan produk fashion, pilihlah influencer yang expert di bidang tersebut agar dana yang kamu persiapkan untuk digital marketing campaign tak terbuang sia-sia. Jika kamu membutuhkan daftar micro influencer untuk diajak bekerja sama, cobalah untuk menghubungi digital advertising agency Indonesia yang terpercaya.

Memiliki Engagement yang Kuat

Engagement merupakan salah satu acuan yang penting ketika kamu ingin bekerja sama dengan micro influencer yang tepat. Menurut sebuah penyedia jasa influencer marketing, engagement rate dari micro influencer bisa mencapai 4%.

Jadi, ketika seorang micro influencers dengan 20.000 pengikut mengunggah sesuatu, konten tersebut bisa mengundang sekitar 800 orang untuk berinteraksi. Hal ini tak hanya bisa membangun brand awareness, namun juga bisa meningkatkan konversi terhadap produkmu.

Lebih Mudah untuk Mengambil Hati Konsumen Milenial dan Gen Z

Akses internet yang tersedia saat ini bisa membuat berbagai individu mengakses segala informasi ataupun mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan lebih mudah. Penggunanya pun tak terbatas jenis maupun usia. Dari remaja hingga dewasa pun gemar berselancar di internet.

Tak hanya internet, generasi milenial dan gen Z pun sangat aktif dalam menggunakan media sosial. Apalagi di masa pandemi Covid-19. Internet dan media sosial menjadi hiburan di sela-sela kegiatan yang lebih banyak dilakukan di rumah.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kamu harus mulai menggunakan micro influencer untuk meningkatkan brand awareness. Karena, para followers micro influencer, terutama di Instagram dan TikTok lebih didominasi oleh pengikut milenial dan Gen Z yang juga memiliki kecenderungan belanja online.